Friday, 19 Jul 2024
  • Selamat datang di Website SMP Negeri 1 Mangkutana
  • Selamat datang di Website SMP Negeri 1 Mangkutana

TERAPKAN PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS TEKNOLOGI, SMPN 1 MANGKUTANA MELAKSANAKAN UJIAN SEKOLAH FULL ONLINE BERBASIS ANDROID

Penilaian Hasil Belajar Peserta didik dengan sistem digitalisasi – Salah satu bentuk dukungan UPTD SMPN 1 Mangkutana terhadap perkembangan teknologi di bidang pendidikan (Digitalisasi Pendidikan), maka perlahan pihak sekolah merubah berbagai sistem menuju ke arah sana. Sekalipun terkendala banyak hal tetapi telah menjadi komitmen bersama pihak sekolah maupun komite untuk meningkatkan kualitas sekolah menjadi sekolah unggul dengan salah satunya adalah sistem tersebut.

Ujian Sekolah Berbasis Android

Pada Bulan April 2023 ini pihak sekolah melaksanakan Ujian Sekolah (US) dengan menggunakan sistem CBT Full online menggunakan Virtual Private Server (VPS) yang bisa diakses menggunakan android secara online dengan memakai Exambrowser.

Peserta ujian akan diberikan Barcode soal yang selanjutnya akan mereka scan melalui aplikasi Exambrowser di smartphone mereka.

Ujian Sekolah Berbasis Android

Surat Edaran Mendikbud Nomor 1 Tahun 2023 mengenai penghapusan ujian nasional, ujian kesetaraan, dan pelaksanaan ujian sekolah sejak masa pandemi Covid-19, maka syarat lulus sekolah 2023 tidak lagi memerlukan nilai ujian nasional. Dengan dihapusnya ujian nasional pada sekolah tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan setingkatnya, maka sekolah kini memiliki kewenangan sepenuhnya untuk menentukan kelulusan peserta didik. Terutama bagi peserta didik yang berada pada tingkat akhir, seperti peserta didik kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK.

Berdasarkan kalender pendidikan, UPTD SMPN 1 Mangkutana melaksanakan kegiatan Ujian Sekolah Berbasis Android bagi kelas IX T.A 2022/2023. Dikutip jadwal Pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer/Android yang telah disusun oleh panitia US-BA 2023, Pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Android dimulai pada tanggal 03 April 2023 s.d 07 April 2023 (Ketua Penitia: Eduard Delano Rusung, S. Pd., Gr).

Ujian Sekolah Berbasis Android

Kepala UPTD SMPN 1 Mangkutana Adam Malik, S.Pd., memberikan pengarahan poin-poin penting kepada seluruh panitia dan pengawas, berkaitan dengan tata tertib pengawas saat menjalankan tugas. Hal tersebut disampaikan di ruangan pengawas yang telah disiapkan oleh panitia Pelaksana Ujian Sekolah Berbasis Komputer.

Semantara itu, selang beberapa menit, Pihak panitia Pelaksana Ujian Sekolah Berbasis Android memberikan pengarahan kepada peserta didik berkaitan dengan tata tertib Pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Android. Hal tersebut dilaksanakan dilapangan sebelum peserta didik masuk di ruang ujian masing-masing.

Ujian Sekolah Berbasis Android

Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) diikuti oleh 278 peserta didik UPTD SMPN 1 Mangkutana. Dalam satu hari mereka akan mengerjakan dua soal dari 12 mata pelajaran. Pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Android dan Komputer ini dimulai pada pukul 08.00 s.d 11.30 WITA.

Walaupun sekolah mendapat kuasa penuh dalam menentukan syarat lulus sekolah siswanya, namun persyaratan tersebut harus sesuai dengan surat edaran yang telah diterbitkan oleh Mendikbud. Adapun 3 syarat lulus sekolah:

  1. Menyelesaikan program pembelajaran yang dibuktikan dengan rapor tiap semester yang dikeluarkan pihak sekolah.
  2. Memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik.
  3. Mengikuti ujian yang dilaksanakan oleh unit satuan pendidikan. Ujian yang dimaksud antara lain dalam bentuk sebagai berikut:
  • Portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, sikap dan perilaku, maupun prestasi yang diperoleh (penghargaan, hasil lomba, dan lainnya).
  • Penugasan yang diberikan pihak sekolah.
  • Tes secara luring atau daring, atau dalam bentuk kegiatan lain yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan.
  • Untuk SMK, nilai juga dapat berasal dari uji kompetensi keahlian yang sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undang.

Ujian Sekolah Berbasis Android

Ujian Sekolah Berbasis Android

Kepala UPTD SMPN 1 Mangkutana berharap bahwa sistem penilaian yang dilakukan disekolah akan semakin baik diwaktu berikutnya, hal ini karena sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka dan berstatus sebagai sekolah penggerak, tentu ada teknis penilaian berbeda yang harus dilakukan oleh pihak sekolah, dan semoga tetap bisa menjadi contoh untuk sekolah lain yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

This article have

0 Comment

Leave a Comment

 

Berita Edukasi

Perangkat Pembelajaran